6 Tips Membuat Anggaran Rumah Tangga Bulanan yang Mudah Dilakukan Sekarang Juga

Ilustrasi Anggaran Rumah Tangga Bulanan

Membuat anggaran adalah langkah penting dalam membangun pondasi keuangan yang kuat, baik itu untuk pribadi maupun rumah tangga. Dengan anggaran, Sobat bisa mengatur uang, mengontrol pengeluaran, menabung lebih banyak uang, membayar utang, atau bahkan menghindari utang. Manfaat tersebut juga bisa Sobat rasakan dengan membuat anggaran rumah tangga, lho!

Menyusun anggaran barangkali terdengar seperti pekerjaan yang merepotkan, termasuk bagi Sobat. Untungnya, Sobat sebenarnya bisa melakukannya dengan mudah, kok. Untuk memandu Sobat, yuk simak enam langkah membuat anggaran rumah tangga berikut ini! Selamat membaca!

Membuat Anggaran Rumah Tangga yang Mudah

1. Buat Lembar Kertas Kerja Anggaran

Membuat Anggaran Rumah Tangga Bulanan

Kertas kerja ini seperti format untuk mempermudah Sobat membuat anggaran. (Foto: The Balance)

Eits, jangan minder mendengar namanya, ya. Walaupun namanya terdengar mengerikan, budget worksheet atau kertas kerja anggaran sebenarnya selembar kertas yang merinci jumlah pemasukan dan pengeluaran, kok. Di awal, Sobat bisa tulis jumlah anggarannya, lalu bandingkan dengan pengeluaran yang sesungguhnya. Untuk membuatnya, Sobat bisa gunakan aplikasi anggaran gratis untuk smartphone, program Excel di laptop, atau bahkan menggunakan kertas dan bolpen.

Baca juga: 3 Alasan Utama Pentingnya Perencanaan Keuangan Keluarga

2. Rinci Pemasukan

Ilustrasi Gaji

Gaji adalah salah satu komponen penghasilan tetap. (Foto: Kan’z Informatics)

Tuliskan total pemasukan yang pasti akan Sobat terima, misalnya gaji pokok dari kantor, bantuan, atau pemasukan tambahan dari usaha sampingan yang Sobat jalankan. Kuncinya adalah satu: catat hanya pemasukan yang sudah pasti akan diterima dan biasanya diterima setiap bulan. Sebab, anggaran rumah tangga Sobat harus bisa diandalkan.

3. Rinci Pengeluaran

Ilustrasi Pencatatan Pengeluaran untuk Anggaran Rumah Tangga

Pisahkan pos anggaran pengeluaran ke dalam beberapa kategori. (Foto: MintLife Blog)

Dari berbagai jenis pengeluaran yang dibuat, pasti ada beberapa yang tergolong ke dalam pengeluaran tetap, kan? Maksudnya adalah pengeluaran yang pasti dibayar tiap bulan, terlepas dari nominalnya. Contohnya tagihan listrik dan air, pajak,cicilan motor, dan sebagainya. Kemudian, tulis seluruh pengeluaran tersebut dan nominalnya.

Sedangkan untuk pengeluaran yang bersifat variabel atau yang jumlahnya selalu berbeda-beda tiap bulan, Sobat bisa mulai dari menyisihkan berapa uang yang ingin disediakan untuk jenis pengeluaran ini. Misalnya, Sobat menganggarkan Rp 200.000 untuk bensin dan transportasi, dan Rp 750.000 untuk belanja bahan makanan dan kebutuhan rumah tangga. Sobat bisa gunakan pengeluaran bulan-bulan sebelumnya untuk menentukan jumlah dana yang dianggarkan.

Di samping itu, ada juga pengeluaran yang bersifat insidental, atau dibayar sekali-kali saja. Walaupun jarang terjadi, Sobat juga perlu mempersiapkan dananya, lho! Dengan begitu, jika terjadi sesuatu yang tak diduga, Sobat punya cukup dana untuk membayarnya.

4. Hitung Pemasukan Bersih

Menghitung Anggaran Bulanan Rumah Tangga

Hitung berapa selisih antara penghasilan dan pengeluaran yang telah dianggarkan. (Foto: Shutterstock)

Pemasukan bersih adalah total pemasukan yang dikurangi total pengeluaran yang dianggarkan. Artinya, pemasukan bersih tidak boleh minus, alias di bawah nol rupiah karena hal tersebut berarti pengeluaran Sobat lebih banyak daripada pemasukan, kan? Tapi, bagaimana kalau ternyata pemasukan bersih ternyata nol, atau malah minus?

5. Sesuaikan Pengeluaran

Perencanaan Keuangan Keluarga

Buat penyesuaian untuk pengeluaran yang dianggarkan apabila dibutuhkan. (Foto: The Sun)

Kalau selisih pemasukan dan pengeluaran ternyata nol, atau malah minus, artinya anggaran pengeluaran Sobat lebih besar daripada pemasukan. Pastinya, Sobat harus mengoreksi ini, kan? Kalau tidak, rumah tangga Sobat bisa tersandung masalah keuangan, lho.

Untuk membuat penyesuaian, ubah dulu pengeluaran variabel Sobat. Misalnya dengan mengurangi anggaran untuk hiburan seperti makan di luar atau nonton sekeluarga. Sebab, jarang sekali pengeluaran tetap bisa diubah angkanya.

Di samping itu, ingat kembali untuk membedakan antara keinginan dengan kebutuhan. Jadi, hapus anggaran pengeluaran yang termasuk ke dalam kategori keinginan agar Sobat punya anggaran yang lebih “lega” untuk kebutuhan.

6. Lacak Pengeluaran

Anggaran dan Perencanaan Keuangan Rumah Tangga

Pantau dan catat pengeluaran tiap hari supaya anggaran makin terawasi. (Foto: Mommies Daily)

Sebenarnya, langkah-langkah di atas sudah cukup untuk membuat anggaran rumah tangga. Akan tetapi, membuat anggaran saja tidak cukup kalau ternyata pengeluaran yang terjadi sesungguhnya justru melebihi yang sudah dijatah, kan? Karena itu, penting bagi Sobat untuk melacak pengeluaran secara teratur dengan rajin mencatat pengeluaran tiap hari. Dengan begitu, Sobat pun bisa mencegah pemborosan, baik itu untuk bulan yang sedang berjalan atau bulan-bulan berikutnya.

Kalau ada pengeluaran yang memang sulit untuk dikurangi karena memang sangat dibutuhkan dan mendesak, tapi gaji Sobat dirasa masih kurang, Sobat tak perlu khawatir, kok. Karena ada solusi untuk masalah ini, seperti dengan menjalankan usaha sampingan untuk pemasukan tambahan. Apalagi, sekarang ada banyak ide bisnis sampingan yang bisa dimulai walaupun dengan modal minim, dan cocok dilakukan oleh pegawai kantoran maupun ibu rumah tangga.

Misalnya menjadi agen pulsa dan PPOB dengan aplikasi Unitedtronik. Produknya yang lengkap pasti buat Sobat makin mudah mendapatkan pelanggan, lho! Selain itu, proses pendaftarannya juga sangat mudah dan cepat. Cukup download aplikasinya, registrasi, dan isi saldo awal yang nominalnya bisa ditentukan sendiri, Sobat sudah bisa berjualan, lho!

Jadi, tunggu apa lagi? Tambah penghasilan untuk keluarga dengan Unitedtronik sekarang juga. Download aplikasinya gratis di Play Store dan App Store.