Tips Investasi Emas Agar Tidak Salah Langkah

Investasi emas kian dilirik. (Foto: cnbc.com)

Salah satu investasi yang banyak disarankan oleh ahli finansial setiap tahunnya adalah investasi emas. Tidak salah memang, karena harga logam mulia ini selalu naik setiap tahunnya. Pada hari ini, harga emas Antam bahkan mengalami kenaikan yang memecahkan rekor sepanjang sejarah.

Harga emas acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) ini naik sebesar Rp 33.000 (4,6%) menjadi Rp 750.000 per gram, dari Rp 717.000/gram kemarin. Rekor ini melampaui rekor sebelumnya di angka Rp 726.000/gram pada 5 September tahun lalu.

Kenaikan harga emas Antam yang cukup menggiurkan ini, membuat banyak orang mulai menguatkan niat kembali untuk ikut berinvestasi emas. Namun, meski tergolong aman, Sobat juga harus memerhatikan beberapa hal dalam investasi logam mulia ini.

Dilansir dari CNBC, kepala cabang toko emas New Singgalan Melawai Plaza, Siman Azwirman memberikan tips dalam berinvestasi emas. Menurutnya, belilah emas dengan pecahan standar yakni 100 gram. Membeli pecahan emas kecil seperti satu atau dua gram menurutnya kurang menguntungkan karena harganya lebih mahal dibandingkan pecahan standar.

Meski demikian, membeli emas pecahan kecil juga tidak merugikan asal dipahami sebagai investasi jangka panjang. Belilah emas dan simpan setidaknya satu tahun sebelum menjualnya kembali. “Banyak yang beli sekarang, pas bulan depan butuh uang, ya dijual emasnya. Ya rugi. Emas lebih baik untuk jangka panjang,” papar Siman.

Jadi gimana, Sobat? Tertarik untuk ikut berinvestasi emas?