Untuk Milenial, Perhatikan 10 Hal Ini Saat Membuat Resume Kerja, Ya!

Menulis Resume Kerja yang Baik

Apakah Sobat saat ini sedang mencari pekerjaan? Kalau iya, Sobat pastinya sudah tahu kalau membuat resume kerja adalah salah satu dokumen yang harus disiapkan saat melamar pekerjaan, kan? Soalnya, resume berisi gambaran diri Sobat yang disesuaikan dengan pekerjaan yang dilamar. Kalau dibandingkan dengan Curriculum Vitae atau CV, resume biasanya lebih ringkas, bahkan bisa jadi hanya sepanjang satu halaman.

Ilustrasi Menulis Resume

Resume ditulis untuk membantu mendapatkan pekerjaan yang dilamar. (Foto: goKampus)

Meskipun ringkas, bukan berarti resume bisa disepelekan. Sebab, berbagai perusahaan akan menilai Sobat dari resume yang dikirimkan sebelum memutuskan kalau Sobat layak lolos ke tahap seleksi kerja yang berikutnya, lho!

Kalau begitu, seperti apa ya resume kerja yang baik dan benar? Jawabannya tidak ada yang 100% saklek, karena isi dari resume yang tergantung diri Sobat sendiri. Akan tetapi, ada beberapa poin penting yang perlu diutamakan ketika Sobat membuat resume kerja. Apa saja, ya? Yuk, simak daftarnya berikut ini!

Tips Membuat Resume Kerja Terbaik

1. Hobi dan Ketertarikan? Coret!

Yakinlah bahwa tidak ada perusahaan yang peduli kalau Sobat suka membaca novel detektif atau rajin membuat kue setiap akhir pekan. Ingat bahwa resume adalah tempat di mana Sobat harus menunjukkan kalau Sobat adalah pilihan terbaik untuk posisi yang dilamar.

2. Singkirkan Alamat Email yang Alay

Dulu, mungkin Sobat berpikir kalau alamat email seperti [email protected] adalah nama yang lucu dan keren. Akan tetapi, di dunia kerja, alamat email seperti itu justru bisa membuat citra Sobat turun di mata perusahaan. Jadi, pilihlah alamat yang lebih ringkas dan terlihat lebih profesional, seperti dengan menggunakan nama asli Sobat.

3. Kecuali Dibutuhkan, Tak Perlu Cantumkan Akun Medsos

Hal ini adalah sebuah pengecualian kalau Sobat memang akan melamar pekerjaan yang berkaitan dengan media sosial, seperti posisi di bidang pemasaran digital. Justru, cantumkan saja alamat akun Sobat di LinkedIn kalau ada, karena platform tersebut memang ditujukan untuk kebutuhan profesional dan kerja.

4. Gunakan Kata Kunci

Saat ini, banyak perusahaan yang menggunakan applicant-tracking system (ATS) – sebuah software yang menyimpan resume dan mencocokkan para kandidat dengan posisi yang dilamar. Bahkan, ATS bisa langsung membuat urutan pelamar yang  paling sesuai berdasarkan resume yang dikirimkan.

ATS bekerja dengan mencari kata kunci tertentu yang terdapat di dalam resume dan mencocokkannya dengan daftar kata kunci yang telah ditentukan perusahaan. Karena itu, Sobat perlu masukkan kata kunci yang sekiranya sesuai. Misalnya dengan menggunakan kata kunci yang mewakili apa saja soft skill maupun hard skill yang sesuai dengan pekerjaan yang Sobat lamar.

Baca juga: 9 Tanda Penipuan Lowongan Kerja, Nomor 8 Wajib Diwaspadai!

5. Kombinasikan Paragraf dengan Poin-Poin

Bingung cari cara untuk memformat resume? Sobat tak perlu bingung, karena ternyata resume yang paling ramah ATS dan efektif adalah yang menggunakan format sederhana seperti ini: ringkas tugas harian untuk masing-masing pekerjaan yang tercantum dalam resume, jadi sebuah paragraf singkat. Kemudian, buat daftar atau poin-poin berisikan kira-kira 5 pencapaian penting di bawahnya. Dengan begitu, perusahaan bisa memahami apa pekerjaan yang pernah Sobat lakukan dan capai di masa lalu dengan lebih baik.

6. Kuantifikasi

Kalau memungkinkan, kuantifikasi isi resume. Artinya, jelaskan dengan menyebutkan jumlah atau kuantitasnya. Misalnya, kalau Sobat pernah berhasil memangkas waktu pemrosesan pesanan dengan sistem baru yang Sobat terapkan di pekerjaan sebelumnya, tulis berapa lama waktu yang sukses dihemat.

7. Ubah Nama Jabatan Jika Diperlukan

Tak jarang, nama jabatan atau posisi yang ada dalam satu perusahaan punya makna berbeda di perusahaan lain. Misalnya, Sobat pernah mengisi jabatan sebagai Koordinator II di divisi Penjualan. Ketika membuat resume, ubah nama jabatan tersebut menjadi – misalnya – Koordinator Penjualan atau nama apapun yang lebih masuk akal.

8. Hindari Penggunaan Elemen Desain Amatir

Seperti yang mungkin sudah Sobat ketahui, banyak resume saat ini yang menggunakan elemen desain grafis. Misalnya mengukur kemampuan Sobat menggunakan skala yang dilambangkan dengan bintang. Sayangnya, desain seperti ini ternyata tidak ramah ATS, lho! Selain itu, untuk apa Sobat mencantumkan kemampuan berbahasa Jepang kalau peringkatnya hanya 1 dari 5 bintang? Ingat, tulis hanya kemampuan terbaik Sobat yang memang berkaitan dengan pekerjan yang dilamar!

9. Pamer Pencapaian Sobat

Sobat tak perlu ragu untuk memamerkan apa saja yang sudah Sobat capai di jabatan atau perusahaan sebelumnya. Bahkan, hal ini sangat dianjurkan agar resume Sobat semakin menarik dan mentereng. Besar atau kecil, semua pencapaian pasti berharga, kok!

10. Tak Perlu Jelaskan Jeda Waktu

Apakah ada jeda waktu di dalam riwayat pekerjaan Sobat? Meskipun bisa dijelaskan, Sobat tak perlu menguraikannya di dalam resume, kok. Trik lain yang bisa Sobat lakukan adalah mencantumkan berapa lama Sobat menjabat sebuah posisi, bukannya menuliskan tahunnya. Misalnya, daripada menulis “2015-2019,” tulis saja “empat tahun.” Apalagi, menuliskan alasan adanya jeda waktu bisa jadi malah memicu diskriminasi dan prasangka negatif.

Ingat bahwa resume kerja Sobat haruslah bisa membantu Sobat mendapatkan pekerjaan yang dilamar. Jadi, pastikan isinya sesuai dengan tujuan dari resume itu sendiri, mulai dari menghapus hal-hal yang tidak penting dan tidak relevan. Apalagi, resume idealnya dibuat seringkas mungkin.

Butuh penghasilan sambil menunggu panggilan kerja? Sobat tak perlu khawatir, karena Sobat bisa dapatkan pemasukan walaupun belum mendapatkan pekerjaan kantoran yang diinginkan, kok! Soalnya, sekarang ada berbagai ide bisnis yang bisa dimulai dengan segera karena modalnya yang super minim.

Salah satunya adalah menjadi agen pulsa dan PPOB dengan aplikasi Unitedtronik. Cukup download aplikasi, registrasi, dan isi saldo awal, Sobat bisa langsung berjualan hanya dalam 5 menit, lho! Apalagi, saldo awal sebagai modalnya bisa Sobat tentukan sendiri jumlahnya. Mudah, kan?

Jadi, apa lagi yang Sobat tunggu? Download Unitedtronik langsung di Play Store dan App Store sekarang juga, gratis kok.