Game Conflict of Nations Dibully Warganet karena Manfaatkan Konflik Iran-AS untuk Promosi

Sumber foto: Twitter

Konflik antara Iran dan Amerika Serikat tampak semakin memanas. Setelah serangan AS yang menewaskan Jenderal Iran Qasem Soleimani pekan lalu, Iran pun mengibarkan bendera perang pada negara yang dipimpin Donald Trump ini.

Ramainya pemberitaan mengenai konflik ini membuat banyak orang resah karena dikhawatirkan memicu pecahnya perang dunia ketiga atau World War III. Banyak pihak yang mengutarakan harapan agar kedua negara ini lekas menemukan jalan untuk berdamai. Di sisi lain, ada pula pihak yang memanfaatkan momen ini untuk mendompleng tren.

Salah satunya adalah game Conflict of Nations. Game simulasi perang dunia yang dikembangkan oleh Dorado Games ini membuat iklan yang tidak pantas dengan menyebutkan konflik Iran-AS. Dalam sebuah iklan di Twitter, Conflict of Nations memasarkan gim baru ini dengan kata-kata, “”Iran memulai Perang Dunia 3? Simulasikan skenario #WWIII apa saja yang dapat Anda pikirkan dalam Conflict of Nations sekarang!” Unggahan tersebut tentu saja membuat banyak orang marah.

Bukan hanya mengenai ketidaksensitifan pengembang yang memanfaatkan konflik untuk pemasaran, pernyataan bahwa Iran yang memulai perang juga menuai banyak protes. Pasalnya, Amerika Serikatlah yang pertama kali melakukan serangan terbuka. Unggahan promosi ini lantas dihujani komentar ketidaksetujuan dari warganet.