Laptop Tua Ini Menyimpan 6 Virus Paling Berbahaya di Dunia, Lho! Berminat Beli?

Seorang seniman internet bernama Guo O Dong menciptakan sebuah karya seni bernama The Persistence of Chaos, yang dijamin berbeda dari karya seni kebanyakan. Dengan wujud seperti sebuah laptop tua pada umumnya, laptop ini rupanya berisi enam dari jajaran virus atau malware paling berbahaya di dunia!

Dilansir dari The Verge, Guo O Dong menjelaskan kalau maksud di balik karyanya itu adalah untuk membuat ancaman abstrak dunia digital memiliki wujud fisik. Lebih jauh lagi, ia berkata bahwa kebanyakan orang beranggapan bahwa apapun yang terjadi di komputer tidak bisa benar-benar memengaruhi manusia. Padahal, virus bersenjata yang menyerang infrastruktur publik atau pusat tenaga bisa menyebabkan ancaman langsung.

Baca juga: Tahun 2020, Iklan di WhatsApp Resmi Diperbolehkan?

Laptop tua tersebut adalah Samsung NC10-14GB berukuran 10,2 inci. Dari keenam virus yang ada di dalamnya, salah satunya adalah virus ILOVEYOU, bug komputer dari tahun 2000 yang sering muncul sebagai “surat cinta” yang terlampir di email. Selain itu, ada juga WannaCry, serangan ransomware yang mematikan komputer-komputer di rumah sakit dan pabrik di dunia pada tahun 2017 – berbagai badan intelijensi menyalahkan Korea Utara atas serangan WannaCry.

Lebih jauh lagi, Guo menyebutkan bahwa WannaCry adalah contoh pas bagaimana serangan digital dapat mengakibatkan konsekuensi fisik. Di National Health Service Inggris sendiri, serangan WannaCry mengakibatkan kerugian senilai $100 juta (sekitar Rp 1,44 triliun saat ini) dan puluhan ribu pembatalan janji temu dokter.

Laptop Tua Berisi Virus Paling Berbahaya Dilelang

Seperti inilah wujud The Persistence of Chaos. (Foto: The Verge)

Guo mengklaim bahwa keenam virus di dalam laptop Samsungnya itu dapat mengakibatkan kerugian ekonomi senilai $95 miliar (sekitar Rp 1.366 triliun). Sementara itu, The Persistence of Chaos sendiri didanai oleh DeepInstinct, sebuah perusahaan keamanan cyber. Saat ini, laptop tersebut tengah dilelang secara online. Anda bisa menonton tayangan live stream laptop tersebut untuk meyakini bahwa barang tersebut aman dan tidak terhubung ke jaringan internet atau USB.

Lantas, berapa nilai dari laptop berisi virus tersebut? Nilai lelangnya terus meningkat dari waktu ke waktu, dan terakhir angkanya sudah menembus $1,2 juta, atau sekitar Rp 17 miliar. Sobat berminat untuk mengikuti lelangnya?

Ikuti terus update informasi terbaru tanpa takut kuota internet tekor! Isi sendiri paket data Sobat lewat aplikasi Unitedtronik. Dapatkan aplikasinya di Play Store dan App Store sekarang juga!