Telkomsel Bebaskan Biaya Kuota Akses Telemedicine Halodoc

Halodoc bekerja sama dengan Telkomsel memberikan akses aplikasi gratis. (Foto: Halodoc)

Kabar baik datang dari aplikasi konsultasi dokter Halodoc dan provider jaringan Telkomsel. Kedua perusahaan ini berkolaborasi menghadirkan akses gratis untuk layanan Telemedicine. Telemedicine adalah layanan di aplikasi Halodoc yang memungkinkan pengguna untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai keluhan kesehatan secara online dan realtime. Layanan ini memungkinkan pasien bisa memeriksakan kesehatannya tanpa perlu ke klinik atau rumah sakit. Hal ini tentu dapat membantu dokter lebih fokus dalam penanganan pasien COVID-19 dan masyarakat yang sakit pun tidak perlu mengambil resiko tertular karena datang ke pusat kesehatan untuk periksa.

Tidak hanya untuk memeriksakan kesehatan secara umum, layanan Telemedicine juga bisa digunakan untuk pengecekan gejala dini dari COVID-19. Dengan layanan ini, pengguna bisa berkonsultasi mengenai gejala yang dialaminya apakah merujuk pada gejala COVID-19 atau tidak. Tidak hanya bisa digunakan di aplikasi Halodoc, layanan Telemedicine untuk pemeriksaan gejala COVID-19 dini juga bisa diakses melalui aplikasi My Telkomsel.

Selain itu, ke depannya, semua pengguna Telkomsel baik prabayar maupun pascabayar akan mendapatkan kuota sebesar 500MB untuk akses aplikasi Halodoc selama penanggulangan COVID-19. Mengenai jumlah dokter yang terdaftar dalam aplikasi ini, pihak Halodoc menyebutkan bahwa ada lebih dari 1000 dokter yang bersiaga online di aplikasi Halodoc khusus untuk penanganan COVID-19. Tidak hanya itu, Halodoc juga berupaya memastikan produk obat-obatan dan alat pendukung kesehatan di ekosistemnya tetap tersedia dan dapat dibeli di aplikasi Halodoc dengan harga wajar.

“Kami terus mengoptimalkan ekosistem teknologi dan menggandeng lebih banyak pihak guna memperluas layanan kesehatan dari hulu ke hilir untuk masyarakat. Bersama Telkomsel, kami menggabungkan keahlian kedua belah pihak dalam menyediakan akses layanan kesehatan serta infrastruktur pendukung akses informasi untuk mengajak masyarakat tetap aktif menelusuri informasi kesehatan selama #DiRumahAja,” kata VP Marketing Halodoc, Felicia Kawilarang, dalam pernyataan resmi, Rabu (8/4) dilansir dari kumparan.com.

Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat namun terkendala resiko tertular jika haru bertemu dokter, serta membantu dokter agar bisa menangani pasien non-COVID-19 secara lebih efektif.