Perlu Diwaspadai, Inilah 3 Tanda Hutang Menumpuk

Tanda-Tanda Hutang Menumpuk

Saat ini, belanja jadi makin mudah, termasuk belanja secara online. Hal ini dikarenakan adanya opsi pembayaran secara kredit, baik itu PayLater maupun cicilan. Belum lagi, masih ada opsi pembayaran dengan kartu kredit sampai Kredit Tanpa Agunan (KTA) ataupun Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk kebutuhan lain yang lebih besar nilainya.

Dengan adanya opsi pembayaran kredit tersebut, memang benar bahwa belanja pun jadi terasa lebih mudah dan praktis. Hanya saja, Sobat perlu ingat selalu bahwa pembayaran kredit sama saja dengan berutang, dan Sobat perlu mengelola keuangan Sobat agar tidak mengalami tanda-tanda hutang menumpuk.

Baca juga: Hindari Perangkap Utang Online, Ini Dia 5 Risiko Pembayaran PayLater

Kalau begitu, bagaimana dengan Sobat yang sudah terlanjur menggunakan fasilitas pembayaran kredit saat belanja, bahkan sering menggunakannya? Kalau begitu, Sobat sebaiknya mengetahui tanda-tanda penting kalau hutang menumpuk agar Sobat bisa mencegah atau malah segera mengatasinya.

Jadi, apa saja ya tanda-tanda kalau utang Sobat sudah menumpuk gara-gara terlalu sering menggunakan pembayaran kredit tanpa perhitungan yang cermat? Simak penjelasannya berikut ini, yuk!

Tanda Hutang Menumpuk yang Berbahaya

1. Gaji Langsung Habis

Ilustrasi Uang Habis Karena Hutang Menumpuk

Gaji cepat habis karena bayar utang? Waspada! (Foto: Busy.org)

Kalau gaji Sobat langsung ludes hanya dalam beberapa waktu setelah tanggal gajian, hal ini jelas merupakan lampu merah yang wajib diwaspadai. Sebab, artinya Sobat tidak menggunakan fasilitas pembayaran kredit secara bijak sehingga hutang menumpuk. Efeknya, selain uang habis untuk membayar utang atau cicilan, Sobat jadi tidak punya cukup dana untuk kebutuhan sehari-hari yang penting, kan? Di samping itu, pastinya Sobat tidak bisa menabung, dan bahkan mengambil utang lagi untuk memenuhi kebutuhan.

2. Persentase Jumlah Tagihan yang Tidak Wajar

Menghitung Anggaran

Berapa persentase tagihan utang dibandingkan dengan total penghasilan? (Foto: Quillette)

Salah satu tanda jelas bahwa utang Sobat sudah menumpuk adalah total tagihan yang sudah melebihi batas berdasarkan gaji yang diterima. Batas itu sendiri angkanya bervariasi dari satu orang ke orang lain, tapi patokan yang sering digunakan adalah 40 persen dari total penghasilan yang diterima.

Untuk mengetahui apakah proporsi tagihan bulanan untuk cicilan dan utang masih wajar atau sudah berbahaya, Sobat perlu kumpulkan slip atau catatan tagihan. Kemudian, kalkulasikan jumlah totalnya dan bandingkan dengan total penghasilkan yang Sobat terima tiap bulan.

Baca juga: Merdeka Secara Finansial Bikin Hidup Bebas Utang! Cari Tahu Caranya di Sini, Yuk

3. Merasa Malas Membayar Tagihan

Membayar Tagihan

Merasa malas bayar tagihan karena sudah terlanjur lihat nominalnya yang membengkak? (Foto: Cosmo.ph)

Tanda lain dari hutang menumpuk adalah Sobat jadi merasa malas atau ogah-ogahan untuk membayar tagihan tiap bulannya. Rasa malas tersebut muncul karena kesadaran bahwa jumlah utang yang dimiliki terlalu besar, sehingga Sobat jadi malas membayarnya. Tak jarang, perasaan tersebut juga dibarengi dengan kecemasan atau kekhawatiran soal bagaimana Sobat akan memenuhi kebutuhan sehari-hari kalau gaji digerus oleh utang.

Bagaimana dengan Sobat yang sudah terlanjur menggunakan pembayaran kredit dan punya tanggungan cicilan atau tagihan untuk dibayar tiap bulan? Selama Sobat mempergunakan fitur tersebut dengan bijak dengan mempertimbangkan kemampuan finansial, Sobat tak perlu risau kalau Sobat memang yakin dan bisa menyisihkan dana untuk tagihan tiap bulannya tanpa harus mengganggu kebutuhan lain yang lebih penting. Contohnya biaya pendidikan anak dan belanja kebutuhan pokok bulanan.

Meski begitu, Sobat bisa buat kondisi keuangan lebih “lega” agar bisa membayar tagihan dengan lebih nyaman menggunakan pemasukan tambahan, lho! Apalagi, sekarang ada berbagai ide bisnis sampingan yang bisa dijalankan dengan mudah dan tanpa modal besar. Salah satunya jadi agen pulsa dan pembayaran PPOB yang bisa dilakukan dengan aplikasi, sehingga Sobat bahkan tak perlu keluar uang banyak untuk sewa konter.

Keuntungan ini bisa Sobat rasakan dengan menggunakan aplikasi Unitedtronik, lho! Cukup download aplikasi dan registrasi, Sobat bisa langsung isi saldo awal sebagai modal usaha dengan jumlah yang bisa Sobat tentukan sendiri. Mudah dan cepat, kan?

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk download aplikasi Unitedtronik di Play Store dan App Store dan mulai bisnis Sobat dengan mudah dan cepat sekarang juga!