6 Alasan Umum Gagal Menabung, Mana yang Paling Sering Dialami?

Sobat pastinya sudah tahu dan paham pentingnya menabung, kan? Selain untuk berjaga-jaga kalau ada kebutuhan mendesak yang memakan biaya cukup besar, tabungan juga bisa digunakan untuk kebutuhan tertentu di masa depan, misalnya liburan atau membeli perabot baru untuk rumah.

Sayangnya, terlepas dari pentingnya tabungan, banyak orang yang masih gagal menabung. Sering kali, niat untuk menabung sudah ada, tapi setelah beberapa bulan atau bahkan sampai beberapa tahun, rekening yang katanya akan digunakan untuk menabung masih saja kosong. Kalau Sobat mengalami hal ini, tentu perlu mewaspadainya, kan?

Biasanya, ada beberapa alasan mengapa seseorang gagal menabung, bahkan setelah bekerja selama bertahun-tahun. Nah, Sobat bisa temukan beberapa alasan utama mengapa seseorang gagal mengumpulkan tabungan. Dengan tahu penyebabnya, Sobat bisa menemukan solusinya dengan lebih mudah, lho!

Alasan Gagal Menabung

1. Menyepelekan Menabung Karena Masih Lajang

Wanita Lajang Bekerja dari Rumah

Masih sendiri bukan berarti tidak butuh tabungan, lho! (Foto: The Balance)

Untuk Sobat yang masih lajang, biasanya menghabiskan uang terasa lebih mudah karena merasa tidak punya tanggungan. Padahal, hal tersebut tidak boleh jadi alasan untuk menyepelekan pentingnya tabungan, lho! Sebab, tahukah Sobat kalau ada banyak orang muda lajang di luar sana yang sukses mengumpulkan tabungan, bahkan hingga mencapai puluhan juta?

Justru mumpung sekarang belum punya tanggungan, Sobat perlu segera membiasakan menabung. Makin cepat Sobat menabung, makin banyak jumlah tabungannya, kan? Dengan begitu, ketika Sobat sudah punya tanggungan nanti, Sobat sudah memiliki dana cadangan untuk segala kebutuhan mendesak yang membutuhkan dana besar.

2. Menunda-Nunda Karena Menjadi Tulang Punggung Keluarga

Ilustrasi Tulang Punggung Keluarga

Justru karena jadi tulang punggung keluarga, menabung jadi semakin dibutuhkan. (Foto: Inc.com)

Menjadi tulang punggung atau pejuang keluarga yang nafkahnya jadi sumber utama untuk memenuhi berbagai kebutuhan memang baik, tapi Sobat juga tetap perlu memerhatikan kebutuhan diri sendiri. Jadi, selain menyisihkan sebagian gaji untuk keluarga, jangan lupa untuk menyisihkan sebagian lagi untuk tabungan pribadi. Tak perlu khawatir soal nominalnya, karena yang penting Sobat sudah memulai dan membiasakan untuk menabung.

Baca juga: 4 Jenis Tabungan Penting yang Perlu Dimiliki untuk Keuangan Sehat Sampai Tua

3. Tidak Memiliki Motivasi

Ilustrasi Kurang Motivasi Penyebab Gagal Menabung

Jangan malas; bangun motivasi agar mau menabung. (Foto: Quartz)

Pada dasarnya, keinginan saja akan sulit terwujud kalau tidak ada motivasi untuk melakukannya. Hal yang sama juga berlaku dalam urusan menabung. Jadi, sekadar ingin menabung untuk bisa membayar DP rumah dalam 3 tahun saja tidak cukup, kalau Sobat tidak memotivasi diri untuk melakukannya. Sebab, motivasi sering kali jadi pendorong yang membuat Sobat melakukan sesuatu agar yang Sobat inginkan tersebut akhirnya terwujud.

4. Meremehkan Pentingya Menabung

Ilustrasi Menabung

Menabung sangat bermanfaat untuk masa depan, lho! (Foto: GEN – Medium)

Alasan ini bisa dibilang alasan paling berbahaya dan paling sering jadi penyebab gagal menabung, lho! Jangan sampai Sobat beranggapan kalau menabung itu sia-sia dan percuma, karena menabung sangat penting untuk kesehatan keuangan Sobat, sekarang hingga masa depan.

5. Tidak Bisa Menahan Godaan Belanja

Troli Belanja

Belanja terus, kapan nabungnya? (Foto: Wired)

Begitu gaji masuk ke dalam rekening, Sobat barangkali langsung merasa kaya raya, ya? Eits, jangan lupa kalau gaji yang masuk harus digunakan untuk kebutuhan selama sebulan ke depan, dan disisihkan sebagian untuk menabung.

Berhemat dan menabung bukan berarti Sobat tidak boleh mengeluarkan uang untuk membeli sesuatu, ya! Tapi, yang perlu Sobat beli adalah barang-barang yang memang dibutuhkan dan dianggarkan. Jadi, memanfaatkan promo diskon atau cashback pastinya tidak keliru, apalagi kalau yang Sobat beli benar-benar merupakan barang yang dibutuhkan dan dianggarkan.

Sedangkan untuk barang yang tidak dianggarkan atau tidak terlalu dibutuhkan, tapi didiskon dalam jumlah besar-besaran, Sobat perlu berhati-hati. Lakukan perhitungan cermat agar  alokasi untuk tabungan atau bahkan untuk kebutuhan lain jadi terpotong gara-gara keinginan belanja impulsif, kan?

6. Gagal Menabung Karena Menunda-Nunda

Ilustrasi Sikap Menunda-Nunda Penyebab Gagal Menabung

Kalau ditunda terus, kapan akan mulai menabung? (Foto: The Creativity Post)

Alasan gagal menabung yang satu ini juga tak kalah berbahaya dan sering kali berkaitan dengan sikap menyepelekan pentingnya menabung. Apalagi, menunda-nunda sendiri adalah kebiasaan buruk, baik dalam urusan pekerjaan. Kalau Sobat sebenarnya selalu punya dana cukup yang bisa disisihkan untuk tabungan, tapi selalu menunda-nunda,

Padahal, semakin cepat Sobat menabung, makin banyak jumlahnya, kan? Sobat juga tidak perlu khawatir hanya karena jumlah uang yang bisa ditabung tiap bulan sedikit. Ingat kata pepatah: sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit. Mungkin Sobat hanya bisa menabung Rp10.000 setiap hari, tapi dalam sebulan artinya Sobat menabung Rp300.000. Dalam setahun, jumlah tabungan Sobat sudah mencapai Rp3.600.000, lho!

Oh iya, kalau Sobat merasa langsung menyisihkan tabungan setelah menerima gaji terasa memberatkan, taktik menabung harian seperti contoh di atas juga bisa jadi cara yang patut dicoba, kok. Yang penting adalah Sobat sadar pentingnya menabung, tidak menunda-nunda, dan konsisten melakukannya.

Sobat tidak pernah tahu apa yang mungkin terjadi di masa depan. Karena itulah menabung bisa bantu Sobat mengantisipasi kebutuhan mendadak di kemudian hari, termasuk yang butuh dana dalam jumlah besar sekalipun.

Untuk Sobat yang merasa kalau gaji bulanannya masih pas-pasan, tapi sangat bersemangat untuk menabung, Sobat bisa mulai bisnis sampingan untuk mendapatkan penghasilan tambahan yang bisa ditabung, lho! Tak perlu khawatir soal modal awalnya, karena ada banyak ide bisnis sampingan yang bisa dimulai dengan segera hanya dengan modal minim.

Salah satunya adalah menjadi agen pulsa dan PPOB dengan aplikasi Unitedtronik. Sobat hanya perlu download, registrasi, dan isi saldo awal agar bisa langsung berjualan, lho! Apalagi, saldo awalnya bisa Sobat tentukan sendiri nominalnya, jadi Sobat pastinya tak perlu siapkan modal sampai jutaan, kan?

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk download Unitedtronik sekarang juga di Play Store dan App Store dan isi terus rekening tabungan untuk masa depan!