Bulan Pemilu, Hoaks April 2019 Melonjak Jadi 486

Kominfo Deteksi Lonjakan Hoaks April 2019

Berdasarkan pernyataan yang dibuat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Keminfo), tercatat ada 486 kabar bohong alias hoaks yang teridentifikasi sepanjang April 2019. Jumlah hoaks April 2019 ini jauh melampaui hoaks Maret 2019 yang sebanyak 453.

Baca juga: Pasang Fitur Telepon Gratis dan Verifikasi Wajah Grab, Keamanan Jadi Prioritas

Dari 486 hoaks yang Kominfo deteksi, 209 di antaranya merupakan hoaks politik. Sementara dari total 453 hoaks bulan Maret, “hanya” 130 yang merupakan kabar bohong dengan topik serupa. Temuan ini mengkonfirmasi temuan Kominfo bahwa jumlah berita palsu, hoaks, dan ujaran kebencian mengalami peningkatan terus-menerus jelang dan pasca Pemilu 2019 yang sudah berlangsung 17 April lalu.

Kominfo menambahkan bahwa dari hoaks politik yang beredar pada April menyerang bukan hanya pasangan calon presiden, tapi juga penyelenggara pemilu, yaitu KPU dan Bawaslu.

Dengan adanya deteksi 486 hoaks April 2019 oleh Kominfo, artinya terdapat 1.731 hoaks yang sudah Kominfo validasi sejak Agustus 2018. Dari jumlah tersebut, 620 merupakan hoaks politik, 210 adalah berita bohong yang menyasar pemerintah, 200 adalah berita bohong soal kesehatan, 159 hoaks fitnah, dan 113 kabar bohong tentang kejahatan. Sementara sisanya merupakan hoaks tentang bencana alam, kabar internasional, mitos, agama, dan isu lainnya.

Baca juga: Aplikasi PickMe School, Bantu Orang Tua Sibuk Antar-Jemput Buah Hati Sekolah

Ikuti perkembangan berita terbaru setiap hari tanpa harus khawatir kuota internet habis. Isi sendiri paket data Sobat dengan aplikasi Unitedtronik. Download gratis dari Play Store dan App Store sekarang juga!