
Riwayat kesehatan atau rekam medis merupakan salah satu data yang sulit diperoleh ketika tenaga medis akan menangani korban bencana alam. Karena itulah lima mahasiswa UGM berinisiatif untuk mengembangkan aplikasi Jejak Medis. Dengan aplikasi ini, riwayat medis pasien yang disimpan dalam format digital, terutama pasien korban bencana alam, diharapkan bisa membantu tenaga medis.
Seperti yang sudah diketahui, rekam medis sangat penting dalam membantu tenaga medis untuk menangani seorang pasien. Tanpa data ini, penanganan yang keliru alias malpraktik bisa terjadi, yang bahkan bisa mengakibatkan kematian.
Baca juga: Bawa Kamera Flip, Ini Dia Harga Asus Zenfone 6!
Aplikasi yang dikembangkan sejak April 2019 ini kelak bisa digunakan baik oleh pasien maupun petugas kesehatan. Untuk versi yang digunakan petugas kesehatan, terdapat fitur formulir rekam medis offline dan online, sehingga dapat digunakan baik ketika ada jaringan internet maupun tidak.
Fitur Lengkap Aplikasi Jejak Medis
Fitur lain yang turut dikembangkan dalam aplikasi ini pun termasuk disaster management, yang berisi informasi umum untuk mengedukasi pengguna pra-bencana. Saat bencana, ada fitur yang akan memberi informasi soal lokasi terdekat yang terkena dampak bencana dari posisi pengguna. Kemudian, ada fitur pasca bencana yang fokus pada penggalangan dana atau crowdfunding.

Foto: HiTekno
Bukan hanya itu, ada juga fitur konsultasi yang diperuntukkan bagi pasien. Dengan fitur ini, pengguna bisa melakukan konsultasi dengan memilih bidang pelayanan dokter. Berbagai keluhan yang pengguna kirimkan lewat fitur ini pun akan masuk ke dalam fitur konsultasi yang ada pada aplikasi tenaga medis.
Bukan hanya dikembangkan oleh anak bangsa, aplikasi Jejak Medis pun sudah menyabet penghargaan internasional. Penghargaan tersebut adalah Taiwan Special Award dan Gold Medal dalam gelaran World Young Investors Exhibition. Acara tersebut diselenggarakan di Malaysia pada awal Mei 2019 kemarin.
Baca juga: Sensor Kamera Samsung ISOCELL Terbaru Punya Resolusi 48MP dan 64MP
Lantas, kapan aplikasi ini akhirnya akan dirilis dan bisa digunakan masyarakat? Karena Jejak Medis masih terus dikembangkan, kelima mahasiswa UGM tersebut berharap bahwa aplikasi medis ini dapat segera diluncurkan paling lambat akhir Juni 2019.
Sobat penasaran ingin mencoba aplikasi buatan Indonesia ini? Supaya tidak ketinggalan informasi penting, pastikan paket internet Sobat tidak pernah kosong, ya! Pakai Unitedtronik untuk dapatkan paket data favorit Sobat sekarang juga. Dapatkan aplikasinya di Play Store dan App Store.
