Ojek Online Mulai Kejar Profit, Era Bakar Uang Telah Usai

Era bakar uang startup sudah berakhir. (Foto: Gojek)

Pengguna ojek online yang selama ini dimanjakan dengan berbagai macam promo dan diskon, tampaknya harus bersiap untuk kembali ke ‘kenyataan’. Pasalnya, masa ‘bakar uang’ berbagai start up ini sudah berakhir. Setelah merugi bertahun-tahun karena memfokuskan gerak pada promosi, berbagai start up kini sudah mulai fokus untuk mengejar keuntungan atau profit.

Tidak lagi menggunakan strategi bakar uang, Gojek misalnya, mengubah fokus menjadi perusahaan dengan bisnis berkelanjutan yang sudah dimulai sejak tahun 2018. Hal itu pula yang menyebabkan Gojek selama dua tahun terakhir tidak terlalu jor-joran dalam promo.

“Dalam 3-4 bulan ini lagi hot-hotnya startup yang lagi berubah haluan supaya tidak cuma bakar uang. Ini tentunya bukan sesuatu yang baru buat kami. Sebenarnya effort kami membangun perusahaan yang long term sudah mulai dari 2018,” kata Co-CEO Gojek Kevin Aluwi di Jakarta, Selasa (11/02/2020) seperti dilansir dari kumparan.com.

Hal ini disebabkan perusahaan-perusahaan tersebut sudah dituntut oleh investor untuk balik modal atau Return of Investmen (ROI). Hal ini mengakibatkan berbagai perusahaan teknologi itu tidak bisa lagi sembarangan mengalokasikan dana besar-besaran untuk kepentingan promo yang memanjakan pengguna.

Hal ini kemungkinan berdampak kepada konsumen yang selama ini sudah termanjakan oleh berbagai diskon dan promosi yang tersedia silih berganti oleh berbagai perusahaan sejenis. Oleh karena itu, mengingat masa bakar uang perusahaan-perusahaan ini telah berakhir, pengguna diharap lebih bijak dan turut membantu perkembangan perusahaan ini dengan tetap menggunakan layanannya meski dengan absennya promo.