Resmi Uji Coba, Instagram Hapus Likes di Indonesia

Logo Instagram di Smartphone

Setelah mulai dites di Amerika Serikat, Instagram akhirnya melakukan uji coba untuk menyembunyikan jumlah likes atau suka pada unggahan yang dibuat pengguna di Indonesia. Hal ini juga menandai pemberlakukan uji coba secara global di seluruh negara.

Para pengguna yang “beruntung” dipilih untuk mengikuti uji coba ini tidak bisa melihat jumlah likes maupun view untuk foto atau video yang diunggah pengguna lain. Meski begitu, mereka masih bisa melihat jumlah likes dan view unggahan mereka sendiri.

Menurut keterangan dari Adam Mosseri, Head of Instagram, secara tertulis seperti yang dilansir dari CNNIndonesia.com pada Kamis (14/11/2019), uji coba Instagram hapus likes ini mendapatkan respon positif dari pengguna yang telah dipilih jadi bagian dari uji coba ini. Karena itu, uji coba lebih luas diberlakukan agar Instagram bisa mendengar pendapat dari lebih banyak pengguna di negara-negara lain.

Tampilan Instagram Hapus Likes pada Pengguna yang Terpengaruh

Seperti ini tampilan di linimasa dengan jumlah likes yang disembunyikan. (Foto: The Verge)

Mosseri juga menegaskan bahwa kebijakan Instagram hapus likes ini – meskipun masih diuji – merupakan bagian dari langkah penting platform media sosial tersebut dalam mewujudkan komitmennya untuk menciptakan ekosistem positif di dunia maya. Dengan begitu, para pengguna jadi lebih nyaman dalam mengekspresikan dirinya sendiri.

Pengguna yang menjadi bagian dari uji coba ini akan mendapatkan notifikasi pada aplikasi Instagram mereka. Di dalam notifikasi tersebut, mereka akan menemukan pesan yang berisi bahwa mereka menjadi pengguna yang diikutkan dalam uji coba penghapusan jumlah likes.

Sebelum Indonesia, Instagram sudah memberlakukan uji coba ini di berbagai negara lainnya. Misalnya Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Brazil, Australia, Selandia Baru, dan Irlandia. Langkah ini dinilai berbagai kalangan sebagai upaya positif dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan mental para pengguna media sosial.

Pasalnya, hingga saat ini jumlah likes sering dijadikan indikator kualitas dan popularitas konten maupun pemilik akunnya. Hal tersebut lantas menyebabkan terjadinya transaksi jual-beli likes (serta follower atau pengikut di Instagram) sebagai validasi eksistensi pengguna di platform media sosial tersebut.

Baca juga: Facebook Pay Resmi Diperkenalkan, Bisa Digunakan di WhatsApp dan Instagram

Update terus informasi terbaru tanpa takut kuota habis karena ada aplikasi Unitedtronik. Hanya dengan satu aplikasi, Sobat bisa beli paket data kapan saja, bahkan sambil tiduran di kamar dan nonton video hewan yang lucu dan menggemaskan, lho! Download aplikasi Unitedtronik di Play Store dan App Store sekarang juga, gratis!