
Handphone legendaris Motorola Razr kembali diperkenalkan sebagai smartphone lipat berbasis Android dan dirilis secara resmi di Los Angeles hari Rabu (13/11/2019). Hanya saja, smartphone lipat Motorola Razr didesain dengan pendekatan yang berbeda dari Galaxy Fold maupun Huawei Mate X, dua smartphone lipat yang sudah lebih dulu hadir.
Jika kedua perangkat tersebut dapat dibuka dan ditutup kea rah samping, beda dengan Motorola Razr yang dilipat dari atas ke bawah. Karenanya, smartphone lipat Motorola Razr ini punya bentuk menyerupai mini tablet ketika layar masih dilipat.
Desain dan Spesifikasi Smartphone Lipat Motorola Razr
Secara garis besar, smartphone baru Motorola ini mempertahankan desain clamshell yang dimiliki oleh Motorola Razr versi asli. Dengan begitu, produk baru ini tetap ringkas saat digenggam maupun dimasukkan ke dalam kantong.
Desain unik ala Motorola Razr versi baru ini didukung oleh layarnya, yang diberi nama Flex View. Layar ini menggunakan material OLED dengan ukuran 6,2 inci, serta memiliki rasio aspek 21:9 dengan resolusi 2142 x 876 piksel.
Ketika dilipat, layar perangkat memiliki dimensi 72x94x14 mm. Sedangkan saat dibuka, ukuran layar adalah 72x172x6,9 mm. Engsel yang digunakan pada perangkat diambil dari desain Lenovo Yoga, mengingat bahwa Motorola kini berada di bawah Lenovo.

Motorola Razr hadir kembali sebagai smartphone lipat. (Foto: Pocket-lint)
Pada saat layar smartphone dilipat, ada layar kecil di bagian punggung yang disebut dengan Peek Display. Lewat layar tersebut, pengguna dapat mengecek berbagai notifikasi dan informasi, yang kemudian bisa dihapus atau langsung dibaca. Lewat Peek Display, pengguna pun bisa membalas email maupun pesan masuk dengan menggunakan smart replies atau mendikte balasan melalui pesan suara.
Kamera utama smartphone lipat Motorola Razr terpasang di bagian bawah layar eksternal. Karena itu, pengguna bisa menggunakannya sebagai kamera selfie juga ketika perangkat dilipat. Kamera tersebut punya lensa utama dengan fitur Dual Pixel AF dan Laser AF. Ada satu lagi kamera depan yang bisa digunakan saat smartphone dibuka dengan sensor 5MP.
Soal spesifikasi, perangkat ini dipersenjatai dengan prosesor Snapdragon 710 yang dipasangkan dengan RAM 6GB dan memori internal 128GB. OS Android yang tersematkan adalah Android 9 Pie. Untuk kapasitas baterai yang terpasang adalah 2.510 mAh, dan bisa diisi ulang lewat sambungan USB Type-C. Sayangnya, tidak ada fitur wireless charging yang tersedia. Sebagai pelengkap fitur keamanan, perangkat dibekali dengan fingerprint sensor.
Motorola membanderol perangkat ini dengan harga 1.500 dolar AS, atau sekitar Rp 21 juta, untuk pasar Amerika. Pemesanannya sendiri baru ada mulai 26 Desember 2019 nanti, dan barang akan dikirim serta tersedia di toko ritel mulai dari Januari 2020.
Smartphone Motorola Razr ini nantinya juga akan dipasarkan di beberapa negara lain di luar Amerika, seperti Kanada dan beberapa negara di Eropa. Nantinya, Motorola juga berencana untuk memasarkan Motorola Razr edisi baru ini di pasar Asia, meskipun belum ada informasi lebih lanjut mengenai kabar ini.
Baca juga: Bocoran Galaxy S11 Kembali Beredar, Punya Kamera Periskop Baru Bernama “Hubble”?
Update informasi terbaru setiap hari dengan paket internet yang tak pernah mati. Apalagi, Sobat bisa beli paket internet favorit dengan harga irit langsung dari aplikasi Unitedtronik. Download aplikasinya di Play Store dan App Store sekarang juga, gratis!
