Virus Corona Sebabkan Apple Kehabisan Stok iPhone

Wabah virus Corona belum menunjukkan tanda-tanda akan segera berlalu. Jumlah penderita yang terinfeksi masih terus bertambah. Demikian pula dengan jumlah penderita yang meninggal karenanya. Kabar terakhir, virus ini menginfeksi dan menewaskan dua orang warga Iran.

Keganasan virus ini, terutama memengaruhi warga negara Tiongkok yang secara perekonomian lantas lumpuh karena serangan virus mematikan tersebut. Secara langsung, hal ini berimbas pada produksi iPhone yang memiliki pabrik di Tiongkok. Setelah beberapa waktu berhenti beroperasi karena menghindari penyebaran virus Corona, kabarnya Apple akan kembali membuka pabrikan yang berlokasi di luar provinsi Hubei dan fasilitas sementara akan dibuka kembali.

Dibukanya kembali pabrik iPhone meski virus Corona belum berhasil disterilkan tidak lain disebabkan karena pasokan iPhone yang terus menurun. iPhone kabarnya sudah kehabisan pasokan iPhone sehingga terpaksa membuka kembali pabriknya di Tiongkok.

Meski begitu, Apple berjanji akan mengutamakan kesehatan para pekerja dan mengklaim mengklaim akan bekerja dalam konsultasi erat dengan para pemasok dan pakar kesehatan masyarakat untuk menjaga produksi ini terus berlanjut.