

Foto: Google
Belum lama ini, Google merilis aplikasi teranyar yang diberi nama Lookout. Aplikasi yang memanfaatkan kecerdasan buatan alias AI ini dapat membantu para pengguna tunanetra dan mereka yang punya masalah dengan penglihatan untuk mengidentifikasi objek di sekitar mereka.
Aplikasi ini sudah diumumkan secara resmi oleh Google sejak tahun lalu, dan didesain untuk memberikan lebih banyak keleluasaan kepada para pengguna dengan masalah penglihatan maupun kebutaan. Berdasarkan data yang dikumpulkan Google, total terdapat sekitar 253 juta orang di penjuru dunia dengan kondisi demikian.
Baca juga: Jelang Pemilu, WhatsApp Rilis Kampanye Cegah Hoaks
Cara kerja Lookout mirip dengan teknologi Google Lens, di mana para pengguna bisa mencari dan melakukan tindakan tertentu pada objek terdekat hanya dengan mengarahkan smartphone mereka ke benda tersebut. Dengan begitu, Lookout dapat dimanfaatkan pengguna yang sedang membutuhkan bantuan, misalnya ketika mereka pindah ke tempat baru atau memasuki tempat yang belum pernah dikunjungi, membaca teks, bahkan menyelesaikan tugas-tugasan harian seperti mencuci, memasak, dan berbelanja. Semua fungsi tersebut dapat dirasakan melalui ketiga mode yang ada pada Lookout, yaitu Explore, Shopping, dan Quick Read.
Untuk menggunakan aplikasi ini, Google menyarankan pengguna untuk mengalungkan perangkat mereka di leher, misalnya dengan menggunakan lanyard atau gantungan HP. Atau, pengguna bisa simpan perangkat mereka di kantong depan pakaian mereka. Dengan begitu, pengguna pun dapat mengakses Lookout dengan mudah.
Baca juga: Dianggap Semena-mena dan Tidak Adil, Apple Dituntut Spotify
Berkat akses yang mudah, maka pengguna pun bisa membuka Lookout dengan mudah. Pilih satu dari ketiga mode yang ada, dan Lookout akan mengidentifikasi objek-objek terdekat, termasuk orang dan teks saat pengguna bergerak. Berkat teknologi AI yang tertanam dalam aplikasi ini, Lookout akan menyuarakan nama-nama objek yang ditunjuk dan terdeteksi oleh smartphone, sehingga pengguna pun bisa fokus pada apa yang sedang mereka lakukan atau kerjakan, serta bisa bergerak atau berjalan tanpa halangan.
Salah satu keunggulan utama lain yang dimiliki Lookout adalah bahwa pengguna tidak perlu mengetuk (tap) layar berulang kali. Begitu Lookout terbuka, pengguna hanya perlu mengarahkan smartphone mereka untuk menunjuk ke arah manapun yang ingin mereka tuju atau tunjuk, kemudian Lookout akan langsung mengidentifikasi dan memberitahukan benda apa yang ada di sekitar pengguna. Praktis, ya?
Baca juga: Twitter Umumkan Update Kamera, Jadi Mirip Instagram?
Lalu, apakah Google Lookout sudah bisa digunakan di Indonesia? Sayangnya, saat ini Lookout baru tersedia pada perangkat Pixel yang beredar di Amerika Serikat. Meski begitu, Google sudah berencana untuk merilis aplikasi ini agar bisa menjangkau berbagai negara, perangkat, dan platform dalam waktu dekat ini. Wah, semoga Lookout bisa segera masuk ke Indonesia, ya!
Agar Sobat bisa selalu update berita terbaru, jangan lupa pastikan paket data Sobat selalu terisi. Yuk, beli paket internet sendiri pakai aplikasi Unitedtronik di Play Store dan App Store sekarang juga!
