Aturan IMEI Mulai Diuji Coba, Begini Cara Cek IMEI Handphone

Aturan IMEI mulai diujicoba hari ini. (Foto: CNBC)

Aturan baru mengenai pengawasan International Mobile Equipment (IMEI) sudah diuji coba hari ini. Uji coba ini dilakukan untuk menilai kesiapan operator dalam mengoperasikan jaringan dengan pengendalian perangkat seluler melalui deteksi IMEI. Uji coba ini akan dilaporkan oleh Menteri Kominfo, Johny Plate pada Selasa, 18 Februari 2020.

Direktur Standardisasi Perangkat Pos dan Informatika Kominfo Mochamad Hadiyana mengungkapkan bahwa uji coba dilakukan pada dummy sample alias perangkat buatan untuk uji coba. Kominfo tidak melakukan uji coba terhadap perangkat yang dimiliki masyarakat. Pasalnya, aturan ini memang baru akan berlaku pada April mendatang.

Pada dasarnya, aturan ini adalah upaya pemerintah untuk membarikade konsumen dari ponsel-ponsel Black Market atau BM. Pemerintah berharap konsumen mendapatkan ponsel yang legal dan terjamin garansi serta legalitasnya. Sebab, membeli ponsel BM tentu membawa resiko yang akan merugikan konsumen.

Lalu, bagaimana untuk mengecek IMEI ponsel Sobat? Caranya sangat mudah karena Sobat bisa melakukan pengecekan secara online. Sobat bisa melakukannya dengan dua langkah berikut:

1. Sobat harus mengetahui terlebih dulu 15 digit nomor IMEI ponsel Sobat. Lakukan panggilan ke  *#06# atau ketuk Settings -> About Phone -> Status -> IMEI Information. Selain itu, nomor IMEI juga bisa ditemukan di bagian punggung ponsel atau dekat baterai smartphone.

2. Kunjungi situs https://imei.kemenperin.go.id/ dan masukkan 15 digit nomor IMEI ponsel Sobat. Akan muncul dua pilihan informasi yakni, IMEI sudah terdaftar di database Kementerian Perindustrian (Kemenperin) atau IMEI tak terdaftar di database Kemenperin.

Aturan baru ini banyak menuai kontroversi di masyarakat yang takut ponsel yang sudah terlanjut dibeli tidak bisa dipakai lagi karena aturan baru ini. Meski begitu,  Kominfo telah mengonfirmasi bahwa aturan baru ini hanya berlaku untuk ponsel yang diaktifkan setelah 18 April 2020. Jadi untuk Sobat yang terlanjur membeli ponsel BM, ponsel tersebut tidak akan terkena dampak aturan baru ini.