

Debat Pemilu Presiden yang berlangsung semalam (17/2) menyisakan banyak cerita. Salah satunya adalah kebingungan Prabowo Subianto selaku Capres No 2 ketika mendapat pertanyaan dari Joko Widodo, Capres No 1 mengenai “unicorn”. Prabowo tampak bingung dengan istilah tersebut sehingga hal ini dianggap sebagai sebuah blunder.
Baca juga: Go-Jek Dapat Suntikan Modal Asing, Data Pengguna Tetap Aman?
Lalu, apa sebenarnya “unicorn” yang disebut Jokowi? Pada dasarnya, “unicorn” adalah gelar bagi startup yang berhasil memiliki nilai valuasi lebih dari $1 miliar. Sejauh ini, ada 4 perusahaan Indonesia yang mendapat gelar “unicorn” yakni Go-jek, Tokopedia, Traveloka dan Bukalapak. Gelar ini didapatkan bukan hanya berdasarkan jumlah investasi yang berhasil didapatkan oleh startup tersebut, melainkan nilai perusahaan secara keseluruhan.
Baca juga: Menjelang Pemilu 2019, WhatsApp Berlakukan Batas Forward Pesan Hanya ke 5 Orang
Startup Indonesia pertama yang berhasil mendapatkan gelar “unicorn” adalah Go-Jek. Perusahaan jasa transportasi besutan Nadiem Makarim ini berhasil mendapat gelar tersebut pada tanggal 4 Agustus 2016, tepatnya 6 tahun setelah perusahaan berdiri. Startup selanjutnya yang berhasil mencapai nilai valuasi “unicorn” adalah Tokopedia. Pada tahun 2017, Tokopedia berhasil memperoleh dana senilai $1,1 miliar dari Alibaba sekaligus mencatatkan namanya sebagai “unicorn” kedua Indonesia. Traveloka menyusul di tahun yang sama setelah mendapat dana dari Expedia sebesar $350 juta pada Juli 2017 lalu. Baru pada akhir 2017, Bukalapak mendeklarasikan diri menjadi “unicorn” keempat Indonesia pada acara Digital Economic Briefing, November 2017 lalu.
Baca juga: Sebelum Kuliah, Pendiri Facebook Mark Zuckerberg Sempat Ditawari Usaha McDonald’s
Indonesia dan Singapura adalah negeri di Asia Tenggara yang menjadi primadona investasi startup. Silih berganti startup asal Asia Tenggara lahir di kedua negara ini. Beberapa di antaranya adalah Grab, SEA, Go-Jek, Tokopedia, Traveloka dan Bukalapak. Mengenai hal ini, pemerintah Indonesia menargetkan memiliki setidaknya lima “unicorn” di akhir tahun 2019 nanti.
Ikuti terus informasi terkini mengenai topik favoritmu. Pastikan kuota internetmu selalu terisi #denganUnitedtronik. Download aplikasinya DI SINI. (Ind.)
