Hitung KWH PLN Prabayar

pln_prabayar

Untuk menjawab beberapa pertanyaan mengenai tarif PLN prabayar. Berikut ini Unitedtronik membuat sebuah artikel mengenai cara perhitungannya berdasarkan TDL 2010.

Disini unitedtronik akan mengulas perhitungan tarif PLN prabayar untuk keperluan rumah tangga, berdasarkan Permen ESDM 07 2010. Perhitungan ini hanya berdasar pengalaman personel Unitedtronik dalam membayar PLN prabayar, jadi kalo kurang tepat, kami akan sangat berterimakasih jika ada yang mengkoreksi.

tarif_pln_2011

Dari gambar diatas terlihat bahwa perhitungan tarif listrik PLN prabayar jauh lebih sederhana. Tarif prabayar hanya ditentukan berdasarkan batas daya. Tidak ada perhitungan biaya beban dan tarif bersifat flat (tidak ada pembagian tarif berdasarkan blok).

Komponen dari tarif pln prabayar:
1. Biaya Pajak Penerangan Jalan (PPJ)
2. Biaya Materai
3. Administrasi operator (Bank, Koperasi, dll)
4. Biaya Listrik Prabayar

Perhitungan Biaya Pajak Penerangan Jalan (PPJ)
Biaya PPJ berbeda dari satu daerah dengan daerah lainnya, karena ini ditetapkan pemda setempat dan akan menjadi kas daerah. Besarnya ditentukan dari presentase biaya listrik Prabayar (5% ??? *cmiiw)

Perhitungan Biaya Materai
Biaya Materai berlaku umum untuk semua transaksi keuangan, besarnya sbb:
– Sampai dengan Rp 250.000,- : Rp 0,-
– Transaksi > Rp 250.000,- sampai dengan Rp 1 juta : Rp 3.000,-
– Transaksi > Rp 1 juta : Rp 6.000,-

Perhitungan Biaya Administrasi Operator
Karena PLN prabayar bekerja sama dengan berbagai bank di Indonesia, maka biaya administrasi berbeda dari satu bank dengan bank/operator lainnya. Besarnya bervariasi tergantung operator (contoh biaya administrasi BCA Rp 3.000).

Perhitungan Biaya Listrik Prabayar
Biaya Listrik Prabayar lebih mudah dibandingkan dengan listrik reguler. Cukup dengan membagi rupiah dengan tarif di table untuk batas daya tertentu.

Seperti pulsa HP, pulsa listrik juga dibeli untuk pecahan-pecahan tertentu, di unitedtronik pecahan yang disediakan adalah rp. 20.000 s/d Rp. 500.000, untuk harga dan keterangannya dapat di cek di sini. Bedanya dengan pulsa HP, dimana untuk pulsa HP harga belum termasuk biaya administrasi atau keuntungan penjual (contoh pulsa HP Rp 5rb dijual dengan harga Rp 6rb, karena ditambah Rp 1rb untuk keuntungan penjual), maka untuk pulsa listrik harga sudah termasuk semua itu (biaya admin, materai, ppj dll).

Contoh: Kita akan membeli pulsa listrik seharga Rp 100.000,- untuk batas daya 1.300 VA, maka perhitungannya sbb:
1. Mula-mula harga dipotong semua biaya sbb:
a. Dipotong biaya Materai: Rp 0 (lebih kecil dari Rp 250.000,-), sisa uang Rp 100.000
b. Dipotong Biaya Admin: Rp 3.000,- (Bank BCA), jadi sisa uang Rp 97.000,-
c. PPJ (anggap 5% biaya listrik Prabayar), sisa uang/biaya listrik prabayar (A) + PPJ (A x 5%) = Rp 97.000,-
Kalau menggunakan rumus matematika menjadi: A + A x 5/100 = 97000
Jadi A (sisa uang/biaya listrik prabayar) = 97000 / (1 + 5/100) = Rp 92.380,95
Dan biaya PPJ = 92.380,95 x 5/100 = Rp 4.619.05

2. Baru disini kita bisa menghitung berapa kWh yang kita dapat dengan membagi biaya listrik prabayar dengan tarif yang berlaku untuk batas daya 1.300 VA, yaitu sesuai table 790 Rp/kWh sbb
92.380,95 / 790 = 116,94 kWh

Semoga bermanfaat.