Konten Hoaks Merebak tentang COVID-19, Jokowi Diisukan Positif Corona

Ilustrasi virus COVID-19. (Foto: Reuters)

Seiring dengan perkembangan penyebaran COVID-19 (Corona) yang kian ganas, persebaran kabar bohon atau hoaks pun melonjak. Kementerian Komunikasi dan Informastika menemukan 242 konten hoaks tersebar di media sosial maupun website mengenai COVID-19.

Salah satu hoaks yang beredar adalah kabar bohong bahwa Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo positif terkena COVID-19. Kabar tersebut masuk dalam daftar kabar bohong ke-232.

‘Isu hoaks di antaranya yang ke 232, hoaks yang Presiden Jokowi Positif Virus Corona. Kelatahan seperti ini merugikan diri sendiri, masyarakat dan bangsa dan negara,’ ujar Menteri Kominfo Johnny G Plate dalam keterangan website resminya pada Selasa (17/3).

Tidak hanya itu, beredar pula kabar bahwa mitra Gojek kabur dari karantina di Rumah Sakit Persahabatan. Kabar tersebut tidak benar dan masyarakat diharapkan untuk hanya memercayai berita dari kanal-kanal yang terpercaya.

Sebab, dalam kondisi kacau seperti ini, orang menjadi lebih mudah panik dan memercayai kabar yang tidak jelas. Masyarakat diharapkan lebih selektif dalam membaca berita dan jangan mudah percaya terhadap informasi yang beredar, khususnya di media sosial.