
Sobat yang selama ini sudah bekerja dan mempunyai gaji pastinya sudah tahu dan paham pentingnya mempersiapkan dana darurat. Seperti yang ditunjukkan oleh namanya, dana tersebut dapat digunakan pada waktu yang tidak terduga.
Jumlah dana darurat yang perlu disediakan pada dasarnya disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing orang. Hanya saja, para pakar merekomendasikan jumlah yang minimal setara dengan pengeluaran selama enam bulan.
Tapi, bagaimana dengan Sobat yang punya gaji pas-pasan, ya? Apakah ada tips khusus yang bisa diterapkan untuk mempersiapkan dana darurat meskipun bergaji minim? Tenang saja, karena ada tipsnya, seperti yang bisa Sobat baca dalam ulasan berikut ini.
Mulai Mempersiapkan Dana Darurat

Mulai persiapkan dana darurat dengan beberapa langkah krusial. (Foto: Deseret News)
Hal pertama yang perlu Sobat perhatikan dengan seksama adalah: memiliki tabungan atau rekening khusus untuk mengumpulkan dana darurat. Tabungan khusus tersebut akan jadi “wadah” tempat menampung dana darurat yang Sobat kumpulkan.
Setelah tabungan khusus dana daruratnya siap, Sobat bisa mulai perlahan-lahan dengan menurunkan utang, misalnya dengan membayar cicilan. Setelah itu, buat “bantalan keuangan” sebagai proteksi agar Sobat bisa menghadapi berbagai situasi tak terduga. Kemudian, menabunglah dalam jangka panjang.
Cara tersebut direkomendasikan oleh Leslie Thompson, seorang analis keuangan dan managing principal Spectrum Management Group di bawah naungan Carson Wealth. Tujuan dari langkah-langkah tersebut bukanlah untuk mengumpulkan uang sebesar-besarnya, tapi membiasakan diri untuk menabung secara disiplin.
Kalau Sobat khawatir alokasi dana darurat terpakai untuk kebutuhan lain, Sobat bisa manfaatkan fitur autodebet yang tersedia di berbagai bank. Dengan begitu, dana yang nominalnya sudah Sobat tetapkan akan langsung dipotong dari rekening gaji secara otomatis dan dipindahkan ke dalam rekening khusus yang bisa dicairkan setelah jangka waktu tertentu.
Bagaimana dengan yang gajinya pas-pasan sehingga tidak bisa mengalokasikan dana untuk kebutuhan darurat dalam jumlah besar? Ingat, Sobat perlu mempersiapkan dana darurat sesuai dengan kemampuan Sobat juga, ya. Jadi, tak apa kalau Sobat memasang target rendah, selama Sobat menabung dengan rajin, disiplin, dan konsisten.
Jumlah Dana Darurat yang Perlu Dipersiapkan

Tentukan target jumlah dana darurat yang dikumpulkan berdasarkan kebutuhan. (Foto: The Spruce)
Nah, sekarang Sobat sudah tahu kalau jumlah dana darurat yang idealnya dipersiapkan juga menyesuaikan dengan kemampuan Sobat. Selain itu, ada cara lain yang tak kalah efektifnya dalam membantu Sobat mempersiapkan darurat, yaitu dengan menyisihkan sekian persen dari gaji.
Apabila Sobat membuat target “harus punya Rp 50 juta untuk dana darurat di tabungan” justru membuat Sobat kurang bersemangat karena angka yang terasa terlalu besar, Sobat bisa gunakan persentase. Maksudnya adalah mengubah target Sobat jadi “menyisihkan 10% dari gaji untuk dana darurat tiap bulan secara teratur”. Hal ini jadi terasa lebih mudah dan realistis, serta lebih bisa untuk memacu semangat Sobat, kan?
Sebab, pada dasarnya dana darurat pasti bermanfaat, berapapun jumlahnya, besar maupun kecil. Banyak hal tak pasti yang bisa terjadi pada Sobat dan memaksa Sobat untuk mengeluarkan uang. Tanpa adanya dana darurat sebagai bantalan keuangan, Sobat akan jauh lebih mudah terperosok ke dalam jurang pinjaman atau utang.
Baca juga: 4 Jenis Tabungan Penting yang Perlu Dimiliki untuk Keuangan Sehat Sampai Tua
Kerja Sampingan untuk Dana Darurat, Perlukah?

Manfaatkan penghasilan tambahan untuk dana darurat meski gaji utama pas-pasan. (Foto: Easy Budget)
Jika Sobat memang menentukan target dana darurat yang besar karena tuntutan kebutuhan – misalnya menanggung keluarga dan orang tua yang sudah menua seperti halnya generasi sandwich lainnya – Sobat bisa lakukan pekerjaan sampingan untuk menambah penghasilan, kok.
Misalnya dengan menjalankan bisnis sampingan yang menguntungkan. Apalagi, Sobat sekarang bisa jalankan usaha sampingan dengan modal minim yang bisa Sobat mulai sekarang juga. Contohnya menjadi agen pulsa dan pembayaran PPOB dengan aplikasi Unitedtronik.
Sobat hanya perlu download aplikasinya, registrasi, dan isi saldo awal sebagai modal usaha. Bahkan, jumlah saldo awalnya bisa Sobat tentukan sendiri. Hanya dalam lima menit, Sobat sudah bisa berjualan, lho! Mudah dan praktis, kan?
Nah, apa lagi yang Sobat tunggu? Yuk, mulai persiapkan dana darurat Sobat sekarang juga bersama Unitedtronik! Download aplikasinya di Play Store dan App Store, gratis!
