Pantau Penyebaran Virus Corona dengan Alat Ini

Alat pantau virus Corona dari Johns Hopkins University. (Foto: kumparan.com)

Awal tahun 2020 dunia dihebohkan dengan penyebaran virus Corona yang berasal dari Wuhan, Tiongkok. Hingga hari ini (27/1), virus ini telah menginfeksi hampir 2000 orang dengan kematian sebanyak 60 orang . Tidak hanya menjadi endemik di Tiongkok, virus ini juga telah menyebar ke berbagai negara seperti Malaysia, Amerika Serikat, Thailand, Korea Selatan, Jepang, Vietnam, Australia, Prancis, dan Kanada.

Untuk mencegah penyebaran virus tersebut, wilayah Wuhan kini terisolasi dan semua kegiatan di wilayah itu lumpuh total. Banyak negara lantas melarang penerbangan dari dan ke Tiongkok karena kejadian ini.

Penyebaran virus yang sangat cepat membuat tim peneliti dari Johns Hopkins University, Amerika Serikat bertindak cepat pula. Tim peneliti Center for Systems Science and Engineering (CSSE) di Universitas tersebut berinisiatif mengembangkan dashboard yang dilengkapi dengan peta online penyebaran virus corona.

Data yang digunakan untuk dashboard ini pun terkonfirmasi karena menggunakan data dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) serta berbagai lembaha kesehatan di AS, Tiongkok dan Eropa. Alat tersebut dapat dimanfaatkan oleh semua orang di dunia untuk memantau penyebaran virus Corona secara valid. Untuk mengakses alat tersebut, Sobat bisa mengunjungi tautan:

https://gisanddata.maps.arcgis.com/apps/opsdashboard/index.html#/bda7594740fd40299423467b48e9ecf6

Sebagai informasi, novel coronavirus atau 2019-nCoV atau virus corona adalah virus jenis baru yang mirip dengan SARS-CoV dan MERS-CoV. Virus ini menyerang saluran pernapasan hingga menyebabkan demam, flu, dan radang paru-paru. Riset Journal of Medical Virology melaporkan, novel coronavirus diduga berasal dari ular, sedangkan penelitian Wuhan Institute for Virology menyebut, 96 persen susunan genetik virus identik dengan virus corona yang menginfeksi kelelawar. Virus ini diduga kuat berasal dari Pasar Seafood Huanan di Wuhan yang menjual berbagai hewan liar.