PayLater atau Kartu Kredit, Lebih Untung Pilih yang Mana?

Ilustrasi Kartu Kredit

Sekarang, mengajukan kredit jadi terasa lebih mudah. Apalagi, pilihannya juga semakin beragam. Kalau dulu biasanya pembayaran transaksi secara kredit hanya bisa dilakukan dengan kartu kredit, sekarang masyarakat bisa menggunakan PayLater. Meski begitu, sebaiknya Sobat pilih yang mana: PayLater atau kartu kredit?

Pada dasarnya, PayLater menawarkan solusi pembayaran kredit tanpa harus menggunakan kartu kredit. Saat ini, PayLater tersedia sebagai fitur yang bisa dinikmati di berbagai platform aplikasi pembayaran online maupun marketplace. Contohnya Shopee, GoPay, OVO, Traveloka, dan Kredivo.

Baca juga: 4 Platform dengan Fitur PayLater, Bisa Jajan Sekarang Bayar Belakangan!

Meski begitu, antara PayLater atau kartu kredit, sebaiknya Sobat memilih yang mana, ya? Untuk mempermudah Sobat membuat keputusan, yuk simak dulu ulasan berikut ini! Di sini, Sobat bisa  temukan beberapa poin penting tentang pembayaran kredit menggunakan PayLater dan kartu kredit. Selamat membaca!

Pilih PayLater atau Kartu Kredit?

1. Bunga yang Dibebankan

Bunga PayLater atau Kartu Kredit

Baik PayLater maupun kartu kredit sama-sama menentukan tingkat bunga yang bervariasi. (Foto: The Motley Fool)

Kartu kredit membebankan bunga untuk pembayaran cicilan yang harus dilakukan tiap bulan. Persentase bunganya tidak akan pernah melebihi angka 2,25% karena angka tersebut memang sudah ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI). Akan tetapi, ada juga fasilitas bunga 0% jika Sobat bertransaksi dari merchant yang sudah bekerja sama dengan bank penerbit kartu kredit Sobat,

Hanya saja, jika Sobat sudah memanfaatkan fasilitas bunga cicilan 0% tapi pembayaran cicilan kartu kredit melewati tanggal jatuh tempo, Sobat akan dikenai tambahan biaya. Tambahan tersebut terdiri atas pembebanan total bunga 2,25% plus denda karena terlambat membayar cicilan.

Sedangkan untuk PayLater, bunga yang ditentukan masing-masing platform beragam. Sebagai contoh, PayLater OVO membebankan bunga 2,9% per bulan, PayLater Traveloka 2,14% sampai 4,78% per bulan, dan Kredivo bunga 0% sampai 2,95% per bulan. Untuk PayLater GoPay, tidak ada bunga yang dikenakan, meskipun ada biaya admin yang jumlahnya mencapai Rp 25.000 per bulan.

Untuk PayLater, mayoritas bisa menawarkan bunga 0% seperti halnya kartu kredit. Hanya saja, cicilan tersebut harus dibayar bulan berikutnya, alias tanpa cicilan.

2. Durasi Tenor Cicilan

Ilustrasi Tenor Pinjaman

Pilih opsi dengan tenor cicilan yang memudahkan. (Foto: JULO)

Sobat mungkin lebih suka pinjaman kartu kredit dengan tenor panjang untuk meringankan jumlah cicilan bulanan. Atau, Sobat barangkali lebih memilih tenor yang lebih singkat dengan motivasi ingin segera melunasi pinjaman. Apapun pilihan Sobat, sebenarnya sepanjang atau sependek apapun tenor cicilan Sobat, biaya bunga akan tetap dibebankan pada jumlah cicilan Sobat.

Meski demikian, pilihan tenor cicilan yang ditawarkan oleh layanan kartu kredit sangat beragam. Biasanya, tenor yang tersedia adalah 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan. Di samping itu, ada juga kartu kredit yang bisa menawarkan tenor cicilan 18 bulan dan 24 bulan.

Sedangkan untuk PayLater, tenor yang ditawarkan adalah maksimal 12 bulan. Pilihannya sendiri juga beragam, termasuk 1 bulan, 3 bulan, dan 6 bulan.

3. Biaya Lain-Lain

Belanja Online dengan Kartu Kredit dan PayLater

Apa saja biaya tambahan yang juga harus dibayarkan? (Foto: New Idea)

Selain bunga, Sobat juga perlu mengetahui adanya penambahan biaya lain-lain yang bisa memengaruhi pembayaran cicilan Sobat, baik dengan kartu kredit maupun PayLater. Berikut ini adalah penjelasan ringkasnya untuk mempermudah Sobat lebih memahami topik ini.

Dalam kartu kredit, ada biaya tahunan yang harus Sobat bayarkan secara rutin. Besar biayanya bervariasi dan ditetapkan oleh bank penerbit kartu kredit. Selain itu, pasti ada biaya denda yang harus dibayarkan jika Sobat terlambat melakukan pembayaran cicilan.

Sedangkan untuk PayLater, biaya yang dikenakan juga beragam, dan biasanya berupa persentase. Misalnya, PayLater OVO akan mengenakan biaya sebesar 5% dari total transaksi dan Shopee PayLater akan membebani biaya penanganan sebesar 1% dari total belanja. PayLater juga akan mengenakan denda jika pembayaran cicilan melebihi tanggal jatuh tempo dengan besaran yang berbeda-beda.

Jadi, pada dasarnya, terlepas dari apakah Sobat akan menggunakan PayLater atau kartu kredit, ingat bahwa keduanya sama-sama merupakan fasilitas kredit yang harus Sobat lunasi di kemudian hari. Karena itu, selalu rencanakan pengeluaran dan belanja Sobat dengan cermat agar tidak terlilit utang.

Baca juga: Hindari Perangkap Utang Online, Ini Dia 5 Risiko Pembayaran PayLater

Kalau Sobat merasa gaji terlalu pas-pasan padahal ada banyak kebutuhan yang harus dipenuhi, Sobat masih punya alternatif selain berutang, kok. Sebab, Sobat bisa coba jalankan bisnis sampingan untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Eits, Sobat tak perlu khawatir soal modal, karena ada banyak ide bisnis sampingan dengan modal minim yang menguntungkan. Contohnya menjadi agen pulsa dan pembayaran PPOB dengan aplikasi Unitedtronik. Cukup download aplikasi dan registrasi, Sobat sudah bisa langsung isi saldo untuk modal awal dan mulai berjualan, lho! Apalagi, nominal saldo awalnya bisa Sobat tentukan sendiri.

Jadi, tunggu apa lagi? Nikmati penghasilan tambahan tiap hari dengan Unitedtronik sekarang juga! Download aplikasinya di Play Store dan App Store, gratis!