Perilisan Mate X Ditunda, Huawei Tuding Kegagalan Galaxy Fold Jadi Penyebabnya

Huawei Menunda Peluncuran Mate X

Akhir-akhir ini, kabar tentang Huawei memang sedang ramai diberitakan di berbagai media. Selain berita Huawei masuk daftar hitam alias Entity List pemerintah Amerika Serikat (AS), kabar terbaru lainnya berkaitan dengan salah satu produk smartphone yang sudah ramai dibicarakan masyarakat di dunia: Huawei Mate X.

Alasan Penundaan Rilis Mate X

Pengguna Menunjukkan Tampilan Layar Huawei Mate X

Huawei tidak ingin meluncurkan produk untuk menghancurkan reputasi perusahaan. (Foto: Tech Advisor)

Smartphone lipat yang sudah sangat dinantikan kehadirannya ini rupanya telah ditunda waktu peluncurannya, yaitu dari Juni ke September. Berdasarkan pernyataan yang dibuat Huawei kepada CNBC dan The Wall Street Journal, perusahaan tengah melakukan pengujian menyeluruh untuk memastikan bahwa Mate X benar-benar sudah siap untuk pelanggan.

Di samping itu, keputusan tersebut pun dilandasi fakta kegagalan Samsung Galaxy Fold beberapa waktu yang lalu. Akibatnya, Huawei pun memutuskan untuk mengambil tindakan cermat terkait dengan smartphone lipat buatan mereka. Berdasarkan pernyataan juru bicara Huawei kepada CNBC, perusahaan “tidak ingin meluncurkan produk untuk menghancurkan reputasi (Huawei).”

Dampak Perang Dagang Cina-AS

Tampilan Smartphone Lipat Huawei

Pukulan terbesar bagi Huawei tetap efek perang dagang pemerintah Cina dengan pemerintah AS. (Foto: VentureBeat)

Meski begitu, tak perlu diragukan lagi kalau masalah terbesar yang perusahaan Cina ini sedang hadapi adalah efek berkelanjutan dari larangan dagang AS. Karena masuk dalam Entity List, berbagai perusahaan Amerika pun tidak bisa menjual atau melisensi teknologi mereka kepada Huawei, seperti Google, Facebook, Intel, Qualcomm, dan ARM – kabar terakhir menyebutkan bahwa Google sudah melonggarkan pembatasan yang mereka terapkan pada produk smartphone Huawei di masa depan.

Karenanya, masih belum diketahui apakan Mate X nanti akan dibekali dengan OS Android atau tidak – tentunya hanya jika dan ketika smartphone ini benar-benar akan dilepas September nanti. Dilansir dari CNBC, smartphone lipat Huawei ini akan tetap dilengkapi Android karena peluncuran perdananya sendiri sudah dilakukan sebelum Huawei masuk ke dalam Entity List. Sementara itu, The Wall Street Journal melaporkan bahwa isu ini masih didiskusikan.

Jika smartphone ini tidak jadi dibekali dengan Android, kemungkinan besar Huawei akan menggunakan sistem pengoperasian buatan mereka sendiri. Sistem pengoperasian tersebut rupanya sudah dikembangkan Huawei selama bertahun-tahun. Walaupun juru bicara Huawei mengatakan bahwa perusahaan lebih memilih menggunakan perangkat lunak Google, mereka sudah siap kalau diharuskan untuk menggunakan perangkat lunak mereka sendiri.

Sebagai tambahan informasi, Mate X mulanya sudah diperkenalkan kepada publik pada Februari 2019 kemarin dan mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Dibekali dengan layar OLED panel 8 inci yang dapat dilipat, RAM 8GB, tiga kamera, dan dukungan 5G, perangkat ini dibanderol dengan harga 2.600 dolar AS (sekitar Rp 37 juta).

Ikuti terus perkembangan dunia teknologi setiap hari tanpa takut kuota habis! Beli pulsa sambil tiduran dengan aplikasi Unitedtronik, yuk. Dapatkan aplikasinya di Play Store dan App Store sekarang juga!