Sering Dilupakan dalam Anggaran Bulanan, 7 Hal Ini Perlu Direncanakan Juga Lho!

Menyusun Anggaran Bulanan

Ketika membuat anggaran pribadi tiap bulan, banyak orang yang mulai melakukannya dengan menuliskan dan menghitung segala pengeluaran yang akan dibayar, seperti tagihan bulanan, belanja kebutuhan, dan sebagainya. Walaupun sangat sederhana, anggaran bulanan seperti ini sebenarnya tidak ampuh sama sekali dalam membantu Sobat mengatur keuangan tiap bhulan, lho!

Belum lagi, ternyata ada tujuh hal yang sering dilupakan ketika seseorang menyusun anggaran bulanan, dan Sobat barangkali adalah salah satunya. Padahal, pengeluaran-pengeluaran tersebut ternyata sering dilakukan dan karena sering dilupakan, Sobat jadi merasa boros.

Nah, setelah Sobat menemukan cara untuk membuat anggaran bulanan yang lebih baik, pastikan Sobat juga rencanakan jenis-jenis pengeluaran berikut ini agar dompet tidak “jebol” tiap bulan, ya!

7 Pengeluaran dalam Anggaran Bulanan yang Sering Dilupakan

1. Makan di Luar

Ilustrasi Makan di Restoran dengan Teman

Rajin makan di luar sambil nongkrong? Pastikan masuk anggaran, ya! (Foto: Beritagar)

Seperti kebanyakan orang, Sobat mungkin tidak pernah lupa untuk menghitung uang makan atau belanja bahan makanan tiap bulan. Sebab, makan memang merupakan salah kebutuhan utama yang perlu dipenuhi. Akan tetapi, apakah Sobat pernah menganggarkan berapa kali atau berapa jumlah uang yang ingin disisihkan untuk jajan di luar, misalnya saat nongkrong dengan teman di kafe atau restoran?

Kalau Sobat cukup sering makan di luar – mungkin leboh dari satu atau dua kali dalam sebulan – Sobat perlu menganggarkan pengeluaran ini. Dengan begitu, Sobat tidak akan mengambil jatah dari uang makan bulanan, apalagi mengingat kalau makan di restoran jelas lebih mahal daripada makan di warung atau memasak sendiri.

2. Pengeluaran Bernilai Kecil, Tapi Sering

Camilan Anak-Anak di Swalayan

Walaupun harganya murah, jajan camilan bisa buat pengeluaran bengkak kalau tidak dianggarkan. (Foto: Traveling Mom)

Walaupun camilan tidak dijual dengan harga mahal, kalau Sobat sering membelinya dalam perjalanan menuju atau pulang kerja, total pengeluaran untuk jajan jadi banyak, lho! Hal yang sama juga berlaku untuk Sobat yang rajin beli kopi atau susu kotak setiap hari.

Oh iya, selain jajan makanan atau minuman, Sobat juga perlu menyisihkan anggaran untuk jajan barang-barang yang kelihatan sepele. Contohnya membeli satu set karet rambut untuk stok di kosan, sampai jepit jemuran maupun barang-barang yang harganya relatif murah lainnya.

Baca juga: 7 Tips Hidup Tanpa Utang, Kunci Hidup Bahagia

3. Rekreasi dan Hiburan

Merencanakan Nongkrong dalam Anggaran Bulanan

Hiburan seperti nonton dan nongkrong juga perlu direncanakan lewat anggaran. (Foto: GudegNet)

Nonton di bioskop tiap minggu atau dua minggu sekali, ngopi dengan teman di kafe saat akhir pekan, pergi ke salon untuk pijat dan spa, atau aktivitas lain yang bersifat hiburan juga perlu direncanakan dalam anggaran bulanan, lho!

Tentunya, sisihkan nominal yang masuk akal tanpa harus mengorbankan kebutuhan utama yang penting, ya. Sebab, berhemat bukan berarti Sobat tidak boleh bersenang-senang, lho – kalau Sobat pangkas habis biaya hiburan, bisa jadi Sobat malah merasa stres karena tidak bisa melakukan apapun untuk relaksasi.

4. Belanja Pakaian

Wanita Belanja Pakaian di Toko

Ada rencana beli baju baru? Anggarkan jumlahnya, ya. (Foto: Real Simple)

Kalau Sobat bukan orang yang merasa harus rajin beli baju atau sepatu baru tiap bulan, Sobat barangkali bisa dengan mudah memangkas biaya ini dan menganggarkannya hanya ketika sudah merasa butuh beli baru.

Akan tetapi, kalau Sobat ingin sesekali membeli baju baru – misalnya dua kali tiap bulan – pastikan Sobat rencanakan anggarannya, ya! Dengan begitu, Sobat bisa membuat batasan jelas antara dana untuk belanja pakaian dan dana untuk kebutuhan belanja lainnya.

5. Pengeluaran Tahunan

Ilustrasi Pembayaran Pajak Kendaraan dalam Anggaran Bulanan

Meskipun pembayarannya tahunan, anggarkan pajak kendaraan tiap bulan untuk memperingan Sobat. (Foto: Klikpajak)

Hal lain yang sering lupa disiapkan dalam anggaran bulanan adalah pembayaran yang jatuh tempo sekali atau dua kali setahun, seperti pajak kendaraan bermotor. Akibatnya, Sobat  jadi melupakan pengeluaran ini tiap bulan dan baru ingat ketika sudah mendekati waktunya bayar pajak. Padahal, bisa jadi total biaya untuk pengeluaran ini cukup besar.

Untuk meringankan Sobat, hitung total pengeluaran tahunan seperti pajak yang harus dibayar, kemudian dibagi dengan 12. Jadi, Sobat bisa sisihkan uang untuk pengeluaran tahunan tiap bulan, kan?

6. Pengeluaran Darurat

Servis Berkala Kendaraan Bermotor

Siapkan dana untuk kebutuhan darurat yang mendesak. (Foto: Universitas Negeri Yogyakarta)

Sering kali, pengeluaran yang harus dibuat bersifat sangat mendesak, bahkan tidak sering terjadi tiap bulan sehingga jarang dianggarkan. Misalnya mobil atau motor mogok, keran di dapur yang rusak, pipa air yang bocor, atau harus ganti ban kendaraan.

Jika tidak diantisipasi, pengeluaran darurat ini bisa menyulitkan Sobat, apalagi kalau tidak ada tabungan untuk kebutuhan darurat. Akibatnya, Sobat terkadang harus terpaksa berutang, kan? Padahal, Sobat harus melunasi utang, yang berarti harus dianggarkan juga untuk bulan berikutnya.

Jadi, mulai sekarang juga, selalu sisihkan sejumlah dana untuk kebutuhan darurat, ya! Walaupun tidak ada hal darurat yang terjadi, bukan berarti dananya lantas bisa Sobat gunakan untuk pengeluaran lain. Justru, Sobat perlu selalu kumpulkan dana darurat secara teratur tiap bulan untuk jadi tabungan khusus kebutuhan mendesak yang pasti akan bermanfaat di masa depan.

7. Hadiah

Hadiah dalam Kotak Kado

Hadiah dan sumbangan juga perlu dianggarkan, lho! (Foto: Verdict)

Apakah Sobat sering kebingungan ketika mendapatkan undangan resepsi atau acara syukuran lainnya karena tidak punya cukup dana untuk membeli hadiah atau member sumbangan? Mau tak mau, membawa hadiah atau amplop uang adalah sebuah tradisi di Indonesia. Apalagi, ada bulan-bulan tertentu yang sering dianggap sebagai “musim kawin” sehingga pasti Sobat akan mendapatkan banyak undangan resepsi untuk dihadiri.

Agar Sobat tidak lagi kebingungan, pastikan Sobat siapkan anggaran untuk hadiah atau sumbangan, ya! Apalagi, hal ini juga bisa membantu menjaga hubungan baik Sobat dengan masyarakat.

Nah, itulah tujuh pengeluaran yang ternyata signifikan, tapi sayangnya sering dilupakan ketika membuat anggaran bulanan. Kalau Sobat merasa sudah berhemat tapi ternyata pemasukan yang ada belum mencukupi untuk semua kebutuhan dalam anggaran, barangkali sudah saatnya Sobat mempertimbangkan ide untuk punya bisnis sampingan, lho!

Eits, jangan khawatir karena sekarang ada banyak ide bisnis sampingan yang mudah dilakukan dan hanya butuh modal minim. Jadi, Sobat yang sudah punya pekerjaan tetap di kantor jelas tak perlu khawatir kalau pekerjaannya jadi terabaikan, dan tak perlu lagi bingung hanya karena merasa belum punya cukup modal.

Contohnya bisnis agen pulsa dan PPOB yang bisa Sobat lakukan bahkan tanpa harus punya konter sendiri. Soalnya, Sobat bisa jalankan bisnisnya hanya dengan smartphone, seperti kalau Sobat menggunakan aplikasi Unitedtronik. Hanya perlu download aplikasinya, registrasi, dan isi saldo awal yang jumlahnya bisa Sobat tentukan sendiri! Jadi, tak perlu modal jutaan untuk bisa mulai berjualan, kan?

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, download aplikasi Unitedtronik sekarang juga di Play Store dan App. Gratis, kok!