Atur Keuangan Pribadi Sobat dengan 5 Tips Sederhana Ini, Yuk!

Seperti yang barangkali sudah Sobat ketahui, ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk atur keuangan pribadi. Semua cara tersebut bisa dibilang gampang-gampang susah, apalagi kalau Sobat masih kesulitan untuk mengatur pengeluaran dan tidak bisa mengikuti anggaran yang sudah dibuat.

Meski begitu, membuat anggaran bulanan dan menurutinya adalah sebuah keharusan. Dengan begitu, Sobat dijamin tidak akan menangis di tengah bulan saat mengecek saldo di rekening karena jumlahnya yang menipis, padahal tanggal gajian masih lama.

Pastinya Sobat tidak mau kondisi keuangan pribadinya selalu bikin miris, kan? Karena itu, yuk lakukan lima tips yang sederhana tapi luar biasa ini untuk bantu atur keuangan pribadi Sobat!

Tips Sederhana untuk Atur Keuangan Pribadi

Ingin Beli Sesuatu? Coba Ditunda Dulu

Ilustrasi Perbedaan Keinginan dengan Kebutuhan untuk Atur Keuangan Pribadi

Foto: DBS Bank

Sobat perlu tahu dan paham apa perbedaan antara keinginan dan kebutuhan, lho. Apalagi, banyak masalah keuangan pribadi yang terjadi karena ketidakmampuan untuk membedakan kedua hal ini.

Untuk memahami perbedaan di antara keduanya, coba Sobat pikirkan dulu apakah sesuatu yang akan Sobat beli bisa ditunda atau tidak? Kalau tidak bisa ditunda, itu namanya kebutuhan. Contohnya pengeluaran untuk makan, tagihan listrik, dan sebagainya. Sedangkan jika hal tersebut bisa ditunda, biasanya itu adalah keinginan. Misalnya membeli baju baru, padahal baju di lemari masih banyak, sampai-sampai ada yang belum terpakai.

Baca juga: 5 Gejala Penyakit Gaya Hidup Boros, Sobat Juga Mengalaminya?

Belanja Sesuai Ukuran Dompet

Konsumen Wanita Sedang Melihat Baju yang Dipasang di Etalase

Foto: Her Campus

Tak jarang, kondisi dompet seseorang dibuat kembang-kempis sebelum tanggal gajian tiba karena termakan hasutan untuk belanja barang bermerk. Padahal, tujuannya hanya satu: supaya dianggap keren dan terlihat wah.

Sebenarnya, tak ada salahnya kok kalau Sobat ingin belanja barang bermerk sesekali. Akan tetapi, kalau tujuannya hanya untuk pamer, lebih baik lupakan! Apalagi kalau harga barang tersebut tidak masuk akal ketika dibandingkan dengan gaji dan tabungan Sobat. Coba lihat, banyak pengusaha sukses kaya raya yang bahkan penampilannya sangat sederhana dan tak pernah berlebihan. Masa iya Sobat yang penghasilannya lebih minim ingin berhutang ke sana-sini hanya demi dianggap keren?

Akan tetapi, kalau Sobat ingin membeli barang bermerk karena ingin memanfaatkan kualitas dan tahu kalau barang tersebut tahan lama, pertimbangan tersebut boleh direalisasikan. Ini mirip seperti kebiasaan warga Eropa sampai saat ini, kok. Soalnya, mereka sesekali menyisihkan penghasilan untuk membeli beberapa barang bermerk yang bisa digunakan dalam waktu panjang.

Hati-Hati, yang Nominalnya Kecil Sering Kali Berbahaya!

Konsumen Sedang Berbelanja Camilan di Swalayan

Foto; MoneySmart

Pembelian dengan nominal kecil, tapi kalau tidak dikendalikan, bisa berdampak luar biasa untuk keuangan pribadi Sobat, lho! Contohnya jajan camilan segunung karena lapar mata, atau memilih untuk beli air mineral botolan setiap hari daripada sedikit bersusah-payah membeli air dalam kemasan galon yang bisa diisi ulang.

Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit; pepatah ini berlaku juga dalam upaya untuk atur keuangan pribadi Sobat. Daripada sedikit demi sedikit, lama-lama jadi pengeluaran yang membengkak, bukankah lebih baik menabung sedikit demi sedikit, lama-lama tabungan jadi kembali segar?

Baca juga: Yuk Dicoba! Ini Dia Cara Menghemat Uang Gaji dengan 4 Kebiasaan Sederhana

Cermat Pilih Layanan Keanggotaan dan Berlangganan

Layanan Pemutar Musik Online Spotify

Foto: Perfetly Magazine

Setiap bulan, berapa uang yang Sobat keluarkan untuk biaya keanggotaan gym? Tapi, apakah Sobat rajin nge-gym? Atau, berapa biaya yang dikeluarkan untuk berlangganan layanan berbayar seperti Spotify, VIU, dan Netflix? Kemudian, ingat-ingat lagi seberapa sering Sobat memanfaatkan layanan tersebut.

Kalau ternyata jarang digunakan atau jarang berangkat nge-gym, lebih baik tidak usah dilanjutkan lagi. Jadi dananya bisa Sobat simpan dan tabung untuk kebutuhan yang lain, kan?

Gaji Cair? Lunasi Tagihan Secepatnya dan Sisihkan Tabungan!

Ilustrasi Alokasi Gaji untuk Atur Keuangan Pribadi

Foto; Scoop.it

Cara ini penting agar Sobat bisa atur keuangan pribadi makin mudah, terutama untuk memisahkan uang yang sudah dialokasikan untuk pengeluaran dengan jumlah tabungan. Karena itulah sebaiknya Sobat punya setidaknya dua rekening yang berbeda: satu untuk pengeluaran, satu lagi khusus untuk tabungan.

Setelah gaji Sobat cair, segera pisahkan dana yang akan ditabung, dan segera bayar tagihan yang jadi kewajiban tiap bulan. Dengan begitu, uang yang dipegang adalah jumlah yang memang bisa Sobat habiskan sampai gajian berikutnya.

Bagaimana menurut Sobat? Ternyata mengelola keuangan pribadi tak butuh jurus sakti apapun, kan? Soalnya, hal-hal sederhana saja kalau dibiasakan bisa memberikan efek yang luar biasa, kok! Yang jelas, Sobat harus langsung menerapkan tips-tips di atas kalau ingin merasakan manfaatnya.

Sobat juga bisa tambah pemasukan lewat usaha sambilan yang bisa digunakan untuk pengeluaran harian atau tambahan tabungan, lho! Tenang saja, karena usaha sampingan saat ini tidak perlu mengganggu aktivitas sehari-hari Sobat di kantor sama sekali, kok. Contohnya layanan pembayaran online dan PPOB lewat aplikasi Unitedtronik.

Hanya pakai smartphone saja, Sobat bisa jalankan bisnis kapan saja dan di mana saja, kok. Apalagi, modalnya bisa Sobat tentukan sendiri. Jadi, tak ada lagi menunda-nunda keinginan untuk punya bisnis sendiri hanya karena modal kecil.

Tunggu apa lagi? Yuk unduh aplikasi Unitedtronik di Play Store dan App Store untuk hasilkan pemasukan tambahan sekarang juga!